Jangan Pernah Membenci Tahun Baru

fikrihaldi, 31 Dec 2018,
Share w.App T.Me

OPINI,- Tahun baru bukan sebagai ajang berhiporia namun, tahun baru patut disyukuri dengan nikmat sang Kholiq yang telah memberikan banyak Nikmat diantaranya nikmat hidup, bernafas, sehingga denganNya kita bisa beraktifitas sesuai dengan peran dan fungsi kita sebagai maklukNya di muka bumi. 


Aktifitas tahun baru dikalangan anak muda sangat beragam untuk merayakan malam tehun baru mulai dari membakar kembang api, menyalkan lilin, meniup terompet dan lain sebagainya sebagai simbol kebahagian pergantian tahun, yang bagi sebagian orang dimaknai sebagai awal permulaan untuk menyonsong tahun depan yang mudah mudahan menjadi lebih baik.

Namun seyogyanya tahun baru bukan hanya menunggu detik-detik bergesernya jarum jam, sebagai manusia yang berfikir dan memiliki akal yang telah dianugrahi sang maha kuasa harus mengambil pelajaran positif dengan bergesernya jarum jam perpindahan tahun masehi tersebut.


karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. Al-baqarah, 152
Dari dalil al-qur’an yang telah terpapar dapat mengkerucutkan arah aktifitas kita sebagai hamba yang selalu tunduk kepada sang kuasa, beraktifitas dimalam tahun tidak perlu dengan aktifitas yang khusus. Banyak aktifitas yang memberikan manfaat bagi orang-orang yang disekitar kita dengan hal yang positif dan dimulai dengan mengingat sang kuasa, Untuk memperoleh nikmatnya.


Sebagai umat islam yang memiliki landasan dan komitmen yang jelas dalam ajaran tauhid, untuk mencapai keridhoan Allah SWT, dimalam tahun baru ini hendaknya kita harus mengintropeksi diri terhadap perbuatan yang telah kita lakukan sepanjang tahun tahun sebelumnya, dan mengawali niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun sebelumnya, sehingga kita terjebak dalam pusaran hiporia dan hura hura yang merasahkan umat akhir-akhir ini dalam moment tahun baru.


Khalifah Umar Bin Khattap RA pernah berkata: hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab oleh Allah SWT kelak. Berhisablah menghadapi hari perhitungan yang amat dahsyat. Sesunggunya hisab pada hari kiamat akan tersisa akan tersisa ringan bagi orang yang menghisab dirinya ketikadi Dunia. (Al-mubarak furi. Tuhfah al-ahwadzi bi syarh jami’ at-tarmizi)


Oleh: Ahmad Guntur ( Ketua Bidang Pemberdayaan Umat Himpunan Mahasiswa Isalam Cabang Padang)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu